Close MenuOpen Menu
bisnis

Cara Jitu Untuk Memelihara Tanaman Pada Apartemen Yang Memiliki Ukuran Balkon Yang Sempit


Jual Apartemen Jakarta Selatan – Keuntungan dari menempati apartemen dengan lokasi kamar yang tinggi, adalah membuat Anda memiliki pemandangan yang sangat indah. Namun, kekurangannya, ruang balkon atau teras yang akan diperoleh tidak besar seperti rumah tapak yang biasanya dapat Anda tanami banyak macam tanaman hias. Namun jangan cemas dan bingung, Anda masih dapat tetap bertanam pada balkon apartemen milik Anda yang kecil itu.

Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan beberapa cara bagi kalian yang ingin memelihara tanaman pada apartemen bagi kalian yang memiliki ukurang balkon mini.

  • Harus cemat dalam menata ruang

Bagaimana Anda akan menggunakan ruangan itu nantinya? Begitu tahu apa yang Anda mau nantinya, tambahkan barang pada sketsa, contohnya saja meja, tempat duduk, dan panggangan. Bikin skala seberapa besar meja, dan seberapa lebar kursi tersebut. Pertimbangkan furnitur yang memiliki banyak fungsi sekaligus, seperti meja yang berfungsi double sebagai bangku atau tempat tanaman. Anda juga dapat mempertimbangkan perabot yang bisa dilipat agar tidak menghalangi jalan.

  • Menjadikan satu hardscaping

Faktor estetika yang berat dan keras di lanskap atau hardscaping seperti pagar, dan batu akan berhubungan erat dengan anggaran Anda. Meski mahal, hardscaping profesional dapat membuat keindahan yang bertahan lama hingga tahunan. Namun, untuk perbaikan yang lebih sederhana seperti menyembunyikan rantai yang sudah tidak terpakai, Anda dapat melakukannya sendiri. Menambahkan bambu juga dapat Anda lakukan sendiri sebagai teralis alami. Lalu, jika Anda tidak suka dengan ubin pada teras, tutupi dengan kain lanskap serta tambahkan beberapa baru kecil.

  • Membuat yang namanya kerta cetak biru

Ukur ruang teras, lalu gambarlah di atas kertas grafik. Tidak harus bagus, yang penting ukurannya harus pas. Buat sketsa sesuai dengan lembar kertas standar. Pastikan setiap inci dan meternya tertulis dengan benar.

  • Ketahui arah sinar matahari yang akan masuk

Dengan tau area, Anda akan dapat memastikan tanaman berkembang di tempat Anda yang tersedia. Di kota-kota, bahkan jika Anda telah mengetahui arah timur dan barat, bangunan di seberang jalan bisa menutupi sebagian besar sinar matahari. Tetapkan seberapa banyak sinar matahari langsung yang diterima tanaman Anda. Tidak semua tanaman membutuhkan cahaya yang sama rata. Jangan menebak, tetapi amati dan cermatilah. Bahkan di tempat yang kecil, satu sisi taman Anda mungkin berbeda dari yang lain. Tidak lupa juga untuk memperhatikan angin. Atap dan balkon sering terkena embusan angin yang kuat serta dapat mendatangkan bahaya bagi banyak tanaman.

  • Menggunakan wadah atau pot yang pas

Anda akan sangat memerlukannya, kecuali Anda berkebun pada bagian tanah. Jika berat menjadi masalah di atap, cobalah menggunakan wadah plastik, logam, fiberglass, atau kantung khusus tanaman. Wadah kayu, terakota, dan beton juga sebetulnya bagus jika tidak menjadi pertimbangan Anda mengenai masalah biaya.

  • Pilih tanaman

Tambahkan tanaman pada gambaran Anda menggunakan spidol yang berwarna. Dalam literatur hortikultura dan label tanaman, ada tiga jenis tanaman. Pertama, tanaman cocok untuk matahari penuh selama enam jam ditambah matahari langsung. Kedua, tanaman semiteduh yang dipapar selama 4 hingga 6 jam matahari langsung. Dan, yang ketiga yaitu, tanaman teduh penuh, yang tidak boleh terkena sinar matahari langsung. Berdasarkan catatan tersebut, pilih tanaman yang paling sesuai dengan keinginan Anda nantinya. Jika boleh, pilih tanaman yang mekar pada saat berbeda-beda. Pilih juga tanaman yang memiliki tekstur dan dedaunan yang unik. Buat tinggi yang beragam dengan menggunakan berbagai ukuran pot serta campuran tanaman lainnya, batu dan semak yang menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *